::

Navbar Bawah

Search This Blog

Memuat...

Senin, 11 Maret 2013

Makalah Benda-benda langit

*BAB I*
*PEMBAHASAN*

Tata Surya (bahasa Inggris: /solar system/) terdiri dari sebuah bintang
yang disebut matahari dan semua objek yang yang mengelilinginya.
Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui
dengan orbit berbentukelips, meteor , asteroid , komet , planet-planet
kerdil/katai , dan satelit-satelit alami.
Tata surya dipercaya terbentuk semenjak 4,6 milyar tahun yang lalu dan
merupakan hasil penggumpalan gas dan debu di angkasa yang membentuk
matahari dan kemudian planet-planet yang mengelilinginya.



Astronomiialah cabang ilmu alam yang melibatkan pengamatan benda-benda
langit (seperti halnya bintang, planet, komet, nebula, gugus bintang,
atau galaksi) serta fenomena-fenomena alam yang terjadi di luar atmosfer
Bumi (misalnya radiasi latar belakang kosmik (radiasi CMB)). Ilmu ini
secara pokok mempelajari pelbagai sisi dari benda-benda langit, seperti
asal-usul, sifat fisika/kimia, meteorologi, dan gerak, dan bagaimana
pengetahuan akan benda-benda tersebut menjelaskan pembentukan dan
perkembangan alam semesta.


Secara umum baik "astronomi" maupun "astrofisika" boleh digunakan untuk
menyebut ilmu yang sama.^Apabila hendak merujuk ke definisi-definisi
kamus yang baku, "astronomi" bermakna "penelitian benda-benda langit dan
materi di luar atmosfer Bumi serta sifat-sifat fisika dan kimia
benda-benda dan materi tersebut" sedang "astrofisika" adalah cabang dari
astronomi yang berurusan dengan "tingkah laku, sifat-sifat fisika, serta
proses-proses dinamis dari benda-benda dan fenomena-fenomena langit".

*A.      **Pengertian Benda Langit*
Langitadalah bagian atas dari permukaan bumi, dan digolongkan sebagai
lapisan tersendiri yang disebut atmosfer. Langit terdiri dari banyak gas
dan udara, dengan komposisi berbeda di tiap lapisannya. Langit sering
terlihat berwarna biru, disebabkan karena pemantulan cahaya, tetapi
tidak tertutup kemungkinan bahwa langit bisa berwarna selain itu,
misalnya merah ketika senja, atau hitam saat turun hujan.

Benda langit adalah semua objek yang berada di lengkungan langit, baik
yang terlihat di siang hari maupun di malam hari. Pada siang hari, kita
melihat Matahari, sedangkan pada malam hari kita melihat Bulan, Bintang,
dan sebagainya.

Benda langit yang paling dekat adalah bulan. Jaraknya ke Bumi “hanya”
sekitar 384.000 kilometer. Bulan adalah satelit Bumi, selalu setia
mengelilingi dan mengikuti ke mana pun Bumi bergerak. Bulan tampak
bersinar karena memantulkan cahaya dari Matahari.

*B.       **Sejarah Penemuan*
Lima planet terdekat ke Matahari selain Bumi (Merkurius, Venus, Mars,
Yupiter, dan Saturnus) telah dikenal sejak zaman dahulu karena mereka
semua bisa dilihat dengan mata telanjang. Banyak bangsa di dunia
memiliki nama sendiri untuk masing-masing planet.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pengamatan pada lima abad
lalu membawa manusia untuk memahami benda-benda langit terbebas dari
selubung mitologi. Galileo Galilei (1564-1642) dengan teleskop
refraktornya mampu menjadikan mata manusia “lebih tajam” dalam mengamati
benda langit yang tidak bisa diamati melalui mata telanjang. Karena
teleskop Galileo bisa mengamati lebih tajam sehingga ia bisa melihat
berbagai perubahan bentuk penampakan Venus seperti Venus Sabit atau
Venus Purnama sebagai akibat perubahan posisi Venus terhadap Matahari.
Penalaran Venus mengitari Matahari makin memperkuat teori heliosentris
yaitu bahwa matahari adalah pusat alam semesta. Susunan heliosentris
adalah Matahari dikelilingi oleh Merkurius hingga Saturnus.

Teleskop Galileo terus disempurnakan oleh ilmuwan lain seperti Christian
Huygens (1629-1695) yang menemukan Titan, satelit Saturnus, yang berada
hampir 2 kali jarak orbit Bumi-Yupiter. Perkembangan teleskop juga
diimbangi pula dengan perkembangan perhitungan gerak benda-benda langit
dan hubungan satu dengan yang lain melalui Johannes Kepler (1571-1630)
dengan Hukum Kepler. Dan puncaknya, Sir Isaac Newton (1642-1727) dengan
hukum gravitasi. Dengan dua teori perhitungan inilah yang memungkinkan
pencarian dan perhitungan benda-benda langit selanjutnya.

William Herschel (1738-1822) menemukan Uranus pada 1781. Perhitungan
cermat orbit Uranus menyimpulkan bahwa planet ini ada yang mengganggu.
Kemudian Neptunus ditemukan pada Agustus 1846. Penemuan Neptunus
ternyata tidak cukup menjelaskan gangguan orbit Uranus. Pluto kemudian
ditemukan pada 1930. Pada saat Pluto ditemukan, ia hanya diketahui
sebagai satu-satunya objek angkasa yang berada setelah Neptunus.
Kemudian pada 1978 ditemukan satelit yang mengelilingi Pluto yaitu
Charon yang sebelumnya sempat dikira sebagai planet karena ukurannya
tidak jauh berbeda dengan Pluto.

Para astronom kemudian menemukan sekitar 1.000 objek kecil yang letaknya
melampaui Neptunus (disebut objek trans-Neptunus) yang juga mengelilingi
Matahari. Di sana mungkin ada sekitar 100.000 objek serupa yang dikenal
sebagai Objek Sabuk Kuiper (Sabuk Kuiper adalah bagian dari objek-objek
trans-Neptunus). Belasan benda langit termasuk dalam Objek Sabuk Kuiper
di antaranya Quaoar (1.250 km pada Juni 2002), Huya (750 km pada Maret
2000), Sedna (1.800 km pada Maret 2004), Orcus, Vesta, Pallas, Hygiea,
Varuna, dan 2003 EL61 (1.500 km pada Mei 2004). Penemuan 2003 EL61 cukup
menghebohkan karena Objek Sabuk Kuiper ini diketahui juga memiliki
satelit pada Januari 2005 meskipun berukuran lebih kecil dari Pluto. Dan
puncaknya adalah penemuan UB 313 (2.700 km pada Oktober 2003) yang
diberi nama oleh penemunya Xena. Selain lebih besar dari Pluto, objek
ini juga memiliki satelit.

*C.      **Benda-Benda Langit*
Benda-benda langitadalah sebutan bagi semua benda yang ada di langit
(luar angkasa). Contoh benda langit adalah planet, satelit, bintang,
nebula, galaksi, asteroid, meteoroid, Sistem keplanetan, Komet, Debu
antariksa, Kluster, Super kluster, Massa, dll.**

*1.         **Planet*
Planet adalah benda langit yang memiliki ciri-ciri berikut:
•      Mengorbit mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang;
•      Mempunyai massa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri
agar dapat mengatasi tekanan rigid body sehingga benda angkasa tersebut
mempunyai bentuk kesetimbangan hidrostatik (bentuk hampir bulat);
•      Tidak terlalu besar hingga dapat menyebabkan fusi termonuklir
terhadap deuterium di intinya; dan,
•      Telah "membersihkan lingkungan" (clearing the neighborhood;
mengosongkan orbit agar tidak ditempati benda-benda angkasa berukuran
cukup besar lainnya selain satelitnya sendiri) di daerah sekitar orbitnya,
•      Berdiameter lebih dari 800 km.
Ada 8 Planet di tata surya kita yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars,
Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

*2.         **Satelit*
Satelit alami adalah benda-benda luar angkasa bukan buatan manusia yang
mengorbit sebuah planet atau benda lain yang lebih besar daripada
dirinya, seperti misalnya Bulan adalah satelit alami Bumi. Sebenarnya
terminologi ini berlaku juga bagi planet yang mengelilingi sebuah
bintang, atau bahkan sebuah bintang yang mengelilingi pusat galaksi,
tetapi jarang digunakan. Bumi sendiri sebenarnya merupakan satelit alami
Matahari.

*3.         **Bintang*
Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Terdapat bintang
semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak
menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima
dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya
sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek luar angkasa yang
menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata).

*4.         **Nebula*
Nebula adalah awan antarbintang yang terdiri dari debu, gas, dan plasma.
Awalnya nebula adalah nama umum yang diberikan untuk semua obyek
astronomi yang membentang, termasuk galaksi di luar Bima Sakti (beberapa
contoh dari penggunaan lama masih bertahan; sebagai contoh, Galaksi
Andromeda kadang-kadang merujuk pada Nebula Andromeda).


*5.         **Galaksi*
Galaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang
terdiri atas bintang (dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain
bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu kosmik medium
antarbintang, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan
materi gelap.

Kemungkinan terdapat lebih dari 100 miliar (10^11 ) galaksi pada alam
semesta teramati. Sebagian besar galaksi berdiameter 1000 hingga 100.000
parsec dan biasanya dipisahkan oleh jarak yang dihitung dalam jutaan
parsec (atau megaparsec). Ruang antar galaksi terisi dengan gas yang
memiliki kerapatan massa kurang dari satu atom per meter kubik.

*6.         **Asteroid*
Asteroid, pernah disebut sebagai planet minor atau planetoid, adalah
benda berukuran lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar daripada
meteoroid, umumnya terdapat di bagian dalam Tata Surya (lebih dalam dari
orbit planet Neptunus). Asteroid berbeda dengan komet dari penampakan
visualnya. Komet menampakkan koma ("ekor") sementara asteroid tidak.

*7.         **Meteoroid*
Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih
kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.
Persatuan Astronomi Internasional pada sidang umum IX pada 1961
mendefinisikan meteoroid sebagai berikut : Sebuah benda padat yang
berada/bergerak dalam ruang antarplanet, dengan ukuran lebih kecil
daripada asteroid dan lebih besar daripada sebuah atom atau molekul.



*8.         **Sistem Keplanetan*
Sistem keplanetan terdiri dari berbagai macam obyek non-bintang, seperti
planet, satelit alami, asteroid, meteoroid, komet, dan debu kosmik, yang
mengorbit sebuah bintang. Matahari dan sistem keplanetannya, yang
termasuk Bumi di dalamnya, dikenal sebagai Tata Surya.

*9.         **Komet*
Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar
berbentuk lonjong atau parabolis atau hiperbolis. Kata "komet" berasal
dari bahasa Yunani, yang berarti "rambut panjang". Istilah lainnya
adalah bintang berekor yang tidak tidak tepat karena komet sama sekali
bukan bintang. Orang Jawa menyebutnya sebagai lintang kemukus karena
memiliki ekor seperti buah kemukus yang telah dikeringkan.

Komet terbentuk dari es dan debu. Komet terdiri dari kumpulan debu dan
gas yang membeku pada saat berada jauh dari matahari.[1] Ketika
mendekati matahari, sebagian bahan penyusun komet menguap membentuk
kepala gas dan ekor. Komet juga mengelilingi matahari, sehingga termasuk
dalam sistem tata surya.

*10.     **Kluster*
Kluster dalah gabungan-gabungan dari galaksi yang membentuk suatu sistem
tersendiri. Gravitasi di kluster berasal dari gaya gravitasi bersama
galaksi-galaksi. Kluster membentuk gugusan-gugusan yang lebih besar
bernama super kluster.

*11.     **Massa*
Massa adalah sifat fisika dari suatu benda, yang secara umum dapat
digunakan untuk mengukur banyaknya materi yang terdapat dalam suatu
benda. Massa merupakan konsep utama dalam mekanika klasik dan subyek
lain yang berhubungan. Dalam Sistem Internasional, SI, massa diukur
dalam satuan kilogram. Alat yang digunakan untuk mengukur massa biasanya
adalah timbangan.
Tidak seperti berat, massa disetiap tempat selalu sama. Misalnya: massa
kita ketika di bumi dan di bulan sama, akan tetapi berat kita di bumi
dan di bulan berbeda.

*D.      **Benda-Benda Langit Paling Menakjubkan di Luar Angkasa***
Semesta terdiri atas benda-benda langit. Di antara benda langit
tersebut, terdapat beberapa yang termasuk terbesar dalam ukurannya.
Berikut merupakan benda langit terbesar sesuai kategorinya.

*1.         **Planet Terbesar***

Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya. Tapi, planet terbesar
di semesta adalah TrES-4b yang ditemukan pada tahun 2006, mengorbit
bintang yang berjarak 1500 tahun cahaya dari Bumi. Diameter planet ini
1,8 lebih besar dari Jupiter.

Planet terbesar itu masih dalam perdebatan menyusul hasil observasi
terbaru EASP-17b. Planet ekstrasurya yang terletak 1000 tahun cahaya
dari Bumi dan memiliki massa setengah Jupiter itu dikatakan mempunyai
diameter 2 kali Jupiter.



*2.         **Artefak terbesar*

Sejauh ini artefak terbesar di semesta adalan International Space
Station yang memiliki lebar 190 meter dan berat 370 ton. Dalam hal ini
artefak adalah benda langit buatan manusia.

*3.         **Galaksi terbesar***

Berdasarkan model standar pembentukan galaksi, galaksi terbesar adalah
monster eliptikal yang terbentuk dari penggabungan galaksi yang lebih
kecil. Contoh galaksi terbesarnya adalah IC 1101 yang berbentuk lensa.
Galaksi ini terletak milyaran tahun dari Bumi, di tengah kluster galaksi
Albell 2029. Diameter galaksi ini mencapai 6 juta tahun cahaya,
membuatnya memiliki volume ribuan kali dari Bima Sakti.

*4.         **Lubang terbesar***
Yang dimaksud bukan lubang hitam, tapi merupakan hamparan kegelapan.
Galaksi tersusun dalam sebuah tembok besar berukuran beberapa ratusan
tahun cahaya dengan sebuah ruang kosong di antaranya. Ruang kosong
terbesar ditemukan pada tahun 2007 berukuran hampir satu miliar cahaya.

*5.         **Bintang terbesar***

Bintang terbesar adalah VY Canis Majoris, terletak 5000 tahun cahaya
dari Bumi. Diameternya diperkirakan mencapai 3 miliar kilometer.
Perkiraan tersebut sedang diklarifikasi lagi sebab beberapa astronom
memperkirakan bahwa diameternya hanya 1 miliar kilometer.

*E.       **Mekanika Benda Langit***

Orang di zaman yunani telah mampu membedakan antara planet dengan
bintang dengan mengamati pola gerakannya. Jika bintang beredar secara
“sederhana” mengitarai bumi dari timur ke barat, maka  ada benda langit
yang bergerak seolah seperti “pengembara”, yakni bergerak dengan pola
yang agak rumit: dari timur ke barat ke timur lalu ke barat lagi. Benda
yang bergerak dengan pola yang rumit semacam ini disebut sebagai planet
(sang pengembara). Belakangan diketahui pola gerak yang rumit semacam
itu karena ada gerak retrogade planet (sudah di pelajari pada materi
tata surya).**

Sebelum era kopernikus, orang masih menganggap bahwa bumi merupakan
pusat alam semesta. Bulan, Planet, matahari dan bintang semuanya
bergerak mengelilingi Bumi. Untuk menjelaskan gerakan planet yang rumit,
mereka beranggapan bahwa sambil mengitarai bumi, para planet beredar
mengelilingi suatu titik membentuk orbit lingkaran. Jadi, Planet
memiliki dua gerak: 1) gerakan melingkar mengelilingi suatu titik, dan
pada saat bersamaan 2) Planet bergerak mengitari bumi. Sehingga
terkadang planet tampak mundur. Agaknya penjelasan ini cukup memuskan.

Namun observasi kepler memberikan jawaban lain yang lebih memuaskan
tentang berbagai fenomena gerak benda langit. Dengan ketiga hukumnya
yang terkenal: kepler mencoba merubah cara pandang orang tentang
fenomena gerak benda-benda langit. Namun, Kepler walaubagaimanapun belum
mampu menunjukan bukti matematis dari masing-masing hukum yang ia
kemukakan. Baru pada waktu-waktu berikutnya, Newton mampu memberikan
penjelasan matematis atas setiap hukum kepler.




*F.       **Benda Langit Yang Tidak Mirip Planet ***
*
*
Baru-baru ini, sepasang benda langit ganjil yang baru ditemukan
astronom, tapi mereka tidak mirip dengan dan bukan bintang tetap. Mereka
dapat menjauhi bintang tetap dan mengapung di angkasa. Saat ini, para
astronom masih tidak habis mengerti bagaimana pembentukan benda langit ini.

Dengan menggunakan teleskop astronomi yang terletak di selatan Eropa,
Cile, astronom menemukan sebuah benda langit sebesar 7 kali lipat-nya
Jupiter dan satu benda langit lain sebesar 14 kali lipatnya Jupiter.
Mereka belum mengelilingi bintang tetap apapun, namun, saling berputar,
konkretnya, galaksi yang dibentuk kedua benda langit ini disebut “Oph
1622”. Sebagaimana diketahui, benda langit datar sangat mirip dengan
bintang kerdil coklat, namun, tidak termasuk dalam lingkup bintang
tetap, ukuran mereka sangat kecil, dan tidak memiliki reaksi inti untuk
pertahanan pembakaran yang dibutuhkan bintang tetap. Namun, ukuran
mereka beberapa kali lipat lebih besar dibanding ukuran Jupiter, karena
itu, ditilik secara makroskopik, ciri khas planetnya lebih besar
dibanding bintang tetap. Saat ini, temuan ini dipublikasikan di majalah
scientist yang terbit pada 4 Agustus lalu, dan akan dapat membantu
astronom memastikan teori sekaligus menyingkap misteri pembentukan benda
langit.

Terbetik berita, bahwa hampir setengah bintang matahari sejenis memiliki
benda langit yang mengelilinginya, 1/6 bintang kerdil coklat juga
memiliki benda langit yang mengelilinginya, tapi, Oph 1622 adalah
satu-satunya benda langit datar yang memiliki galaksi yang mengelilingi
benda langit yang ditemukan saat ini. Pembentukan Oph 1622 sudah jutaan
tahun lamanya. Jarak antara kedua benda langit yang saling berputar
dalam galaksi tersebut adalah 6 kali lipatnya jarak antara jupiter
dengan matahari. Melalui pengamatan dengan teleskop infrared angkasa
Spitzer milik NASA, minimal di sekitar satu atau dua benda langit dalam
galaksi tersebut memiliki struktur berbentuk piring yang terbentuk dari
susunan debu dan gas.

Saat ini, spektrum benda langit datar dan hasil analisis warna secara
jelas mengisyaratkan bahwa kedua benda langit muncul pada waktu yang
sama, namun, ilmuwan masih belum dapat memastikan bagaimana mereka itu
terbentuk.

Sebenarnya apakah kedua benda langit dalam galaksi Oph 1622 itu termasuk
planet? Jika standar pengukurannya didasarkan ukurannya, maka, puluhan
benda langit datar yang ditemukan astronom sebagian besar sesuai dengan
standar ukuran planet. Astronom pernah menyatakan, bahwa untuk mengukur
sebuah benda langit apakah termasuk dalam jajaran planet atau bukan,
cukup dapastikan jika ukuran benda langit tersebut melampaui 13 kali
lipat dari ukuran Jupiter. Namun, sejumlah besar ilmuwan mengemukakan
perdebatannya, menurut mereka, bahwa untuk mengukur apakah benda langit
itu termasuk planet tidak bisa hanya dengan berdasarkan besar kecil
ukurannya, tapi harus mempertimbangkan proses pembentukannya secara
konkret. Namun, yang dapat dipastikan ilmuwan saat ini adalah, bahwa
proses pembentukan benda langit datar Oph 1622 berlainan sama sekali.

Saat ini, sebagian ilmuwan berpendapat, bahwa kedua benda langit Oph
1622 yang muncul secara bersamaan dan saling berputar ini mungkin awan
gas yang menyusut dan dibagi menjadi 2 bagian sebelum kondensasi menjadi
sebuah inti bintang tetap.
*G.      **Benda Langit Yang Belum Memiliki Nama*
Bumi termasuk di antara sembilan planet yang berputar mengelilingi
Matahari. Kesembilan planet itu (berdasarkan urutan jaraknya dari
Matahari) adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus,
Uranus, Neptunus, dan Pluto. Di luar Sembilan planet itu, ada satu benda
langit yang disebut sebagai planet yang juga mengelilingi Matahari.
Namun, karena belum diketahui secara pasti, planet itu disebut *Planet X*.
























*BAB II*
*PENUTUP*

*A.      **Kesimpulan*
Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang
yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya
gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang
sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil atau
katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda
langit (meteor, asteroid, komet) lainnya. Tata Surya terbagi menjadi
Matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian
luar, dan di bagian terluar ada Sabuk Kuiper dan Piringan Tersebar.
Benda-benda langitadalah sebutan bagi semua benda yang ada di langit
(luar angkasa). Contoh benda langit adalah planet, satelit, bintang,
nebula, galaksi, asteroid, meteoroid, Sistem keplanetan, Komet, Debu
antariksa, Kluster, Super kluster, Massa, dll.**
Benda langit yang paling dekat adalah bulan. Bulan adalah satelit Bumi,
selalu setia mengelilingi dan mengikuti ke mana pun Bumi bergerak. Bulan
tampak bersinar karena memantulkan cahaya dari Matahari.


sumber : klik

0 komentar

Jangan lupa komentarnya ^_^
usahakan yang bermaanfaat dan memberikan usulan
Terimakasih ^_^

Cancel Reply